Sunday, February 25, 2018

Isteri sebagai Respectful Helper

Minggu, 25 Februari 2018

BACAAN NDC BIBLE STUDY
Lukas 12

AYAT HAFALAN
Efesus 5:22-23

RENUNGAN INSPIRASI
Sama seperti suami, isteri juga memiliki peranan yang tidak kalah pentingnya dengan suami. Isteri berperan sebagai pendukung suami sebagai seorang Servant Leader. Ini adalah peranan yang penting dalam menggenapi rencana Allah atas isteri seperti dalam Kejadian 2:18, yaitu sebagai seorang pendamping dan penolong yang sepadan, seorang respectful helper bagi suaminya. Rasul Paulus mempertegas hal ini dengan memerintahkan isteri untuk tunduk kepada suami (Efesus 5:22, bandingkan Kolose 3:18; 1 Petrus 3:1). Penundukkan diri adalah sebuah tindakan sukarela untuk meletakkan kehendak atau rencana di bawah otoritas orang lain. Allah menetapkan suami untuk menjadi Servant Leader dalam keluarga, ini tidak berarti suami memiliki kuasa yang absolut atas isteri. Jika isteri tidak dapat menerima kebenaran ini, maka hal ini tidak dapat terjadi dalam pernikahannya. Menerima suami Anda sebagai pemimpin yang ditunjuk Allah adalah sebuah langkah yang tepat sebagai seorang kekasih yang mendukungnya. Belajar untuk menundukkan diri Anda pada saat suami Anda juga sedang belajar untuk menjadi seorang Servant Leader yang baik akan membuat hubungan Anda berdua semakin kuat, karena dengan demikian Anda telah menjadi seorang penolong yang menghormati (respectful helper) bagi suami Anda.

Namun, iblis tidak ingin Anda menunjukkan rasa hormat kepada suami Anda. Dengan tipu dayanya, dia akan berusaha agar Anda mengambil alih kendali dari suami Anda. Bila ini sampai terjadi, maka kehancuran sudah diambang pintu pernikahan Anda. Itu sebabnya, berusahalah untuk mengatakan hal yang baik tentang suami Anda, terutama di hadapan orang lain. Pujilah dia untuk hal-hal baik yang telah dia lakukan bagi keluarga. Hormatilah keputusan-keputusannya, walau terkadang itu tidak sesuai dengan keinginan Anda. Ya, ini berarti Anda benar dan dia salah! Ketika ini terjadi, Anda justru harus menjadi kekasih dan penolongnya, bukan malah mendakwanya. Tunjukkanlah cinta Anda dan ekspresikan maaf Anda kepadanya, berikanlah pendapat Anda tanpa berusaha untuk menyudutkan atau menyalahkannya. Dukunglah suami Anda untuk mencoba sekali lagi. Doakan suami Anda dan doronglah dia agar berdoa memohon hikmat Tuhan, ingatlah bahwa ada perbedaan yang sangat besar ketika Anda berdoa bersama dalam kesepakatan di hadapan Tuhan. Saat kedua hal ini bersatu – suami sebagai servant leader dan isteri sebagai respectful helper – maka pernikahan Anda akan menjadi pernikahan yang kuat. (HS)

HIKMAT HARI INI
Helping your husband is meant to be a beautiful blessing in your marriage. Don’t miss this blessing. – Courtney Joseph

No comments: