Tuesday, May 01, 2018

PIT-STOP KEHIDUPAN

Selasa, 01 Mei 2018

BACAAN ALKITAB HARI INI
Markus 6:30-32

BACAAN NDC BIBLE STUDY
Roma 4

AYAT HAFALAN
Markus 6:31

RENUNGAN INSPIRASI
Sampai hari ini, Michael Schumacher masih memegang rekor sebagai juara dunia Formula One (F1) terbanyak, yaitu hingga tujuh kali. Ia mampu memacu mobil balapnya dengan kecepatan rata-rata di atas 300 km/jam, menyelesaikan puluhan putaran dalam waktu yang amat cepat. Dalam balapan Formula One, ada satu strategi yang bisa menentukan hasil akhir dari sebuah balapan. Strategi itu adalah strategi dalam melakukan pit stop. Dalam setiap balapan Formula One, setiap mobil setidaknya perlu untuk melakukan pit stop minimal satu kali. Dalam pit stop yang hanya berlangsung beberapa detik itu, pembalap melakukan pengisian bahan bakar, mengganti ban yang aus, dan memeriksa setiap peralatan mobilnya. Sejarah mencatat, strategi untuk melakukan pit stop tidak jarang menjadi penentu hasil akhir sebuah balapan.

Tanpa kita sadari, mungkin hidup kita pun tidak ubahnya seperti sebuah perlombaan Formula One. Setiap hari kita begitu disibukkan dengan berbagai aktivitas dan rutinitas. Tidak sedikit orang yang merasa tujuh hari dalam seminggu masih terasa kurang untuk dapat menyelesaikan segala tugas dan tanggung jawab. Kita memacu diri kita dengan berbagai kesibukan pekerjaan, sehingga saking sibuknya sampai-sampai kita pun kerap kali lupa sesuatu yang sangat penting, yaitu "berhenti sejenak.” Dalam ayat Firman Tuhan hari ini, Tuhan Yesus mengetahui kelelahan para murid-Nya setelah melayani orang banyak. Dia pun lalu mengajak mereka untuk beristirahat (melakukan pit stop), menarik diri dari kesibukan mereka. Bila kita terus memacu hidup kita dalam kecepatan tinggi tanpa berhenti sejenak, maka kita bisa lupa untuk menikmati hidup dan berkat Tuhan. Kita bisa kehilangan makna dari apa yang kita lakukan dan untuk apa kita melakukannya. Kita masuk dalam perangkap rutinitas: melakukan sesuatu tanpa hati, tanpa visi dan tidak menjiwai. Hidup kita lama kelamaan menjadi kering dan gersang. Oleh karena itu, ambillah waktu untuk menarik diri sejenak dari hiruk pikuk rutinitas. Nikmatilah berkat yang Tuhan telah sediakan di dalam hidup Anda dan mengucap syukurlah kepada-Nya. Percayalah, dengan demikian hidup Anda akan semakin produktif dan efektif, baik pekerjaan maupun pelayanan. (FD)

REFLEKSI DIRI
1. Apakah Anda begitu sibuk dan tak memiliki waktu beristirahat? Apa yang seharusnya Anda lakukan untuk mengatasi hal ini?
2. Apakah yang akan Anda peroleh saat Anda mengambil “pit stop” dalam hidup Anda?

POKOK DOA
Bapa yang baik, terima kasih atas segala berkat yang Engkau telah sediakan di dalam hidupku. Ajarku untuk dapat mengatur waktu untuk berhenti sejenak di dalam hadirat-Mu, mengistirahatkan tubuh, jiwa dan rohku, serta memiliki waktu yang berkualitas bersama orang-orang yang kukasihi. Segarkanlah kembali tubuh, jiwa dan rohku, ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN
Aturlah waktu dengan sebaik mungkin agar Anda dapat berhenti sejenak dari segala aktivitas dan rutinitas Anda. Nikmati waktu-waktu yang berkualitas bersama keluarga, sahabat dan tentu saja bersama Tuhan.

HIKMAT HARI INI
Untuk dapat benar-benar produktif, penting bagi Anda untuk beristirahat saat lelah dan bekerja saat Anda terinspirasi. – Martha S. Beck

No comments: