Friday, June 15, 2018

KELOLA BERKAT ANDA

Jumat, 15 Juni 2018

BACAAN ALKITAB HARI INI
Amsal 6:6-11

BACAAN NDC BIBLE STUDY
Galatia 4

AYAT HAFALAN
Amsal 21:20

RENUNGAN INSPIRASI
Pernahkah Anda mendengar ucapan, “Saya mau memberi kepada orang lain, tapi keuanganku sangat terbatas. Nanti, kalau saya sudah punya uang yang lebih banyak, saya baru memberi.” Banyak orang kesulitan untuk memberi kepada orang lain karena merasa dirinya sendiri mengalami kekurangan. Jangankan untuk memberi, mencukupi kebutuhan dirinya sendiri pun hampir-hampir dia tidak bisa. Dalam masa tertentu, mungkin saja seseorang memang belum bisa memberi. Namun, jika terus menerus berada dalam kekurangan, artinya orang itu memiliki masalah dalam mengatur keuangannya. Sebuah buku berbasis riset yang berjudul “The Millionaire Next Door”, karya Standley & Danko menuliskan: orang yang terus menerus bermasalah dengan keuangannya, sesungguhnya bukan dikarenakan pendapatannya yang kecil. Penyebab utamanya adalah ketidakdisiplinan dan ketidakmampuan mereka dalam mengelola keuangan mereka. Sebagai murid Kristus, kita tentu ingin menjadi saluran berkat bagi orang lain. Namun sebelum kita melakukannya, kita perlu belajar untuk mengelola keuangan kita dengan baik terlebih dahulu, salah satunya adalah dengan menjauhkan diri dari gaya hidup boros. Firman Tuhan berkata: “Orang bijaksana suka menyimpan untuk masa depan, tetapi orang bodoh menghabiskan semua yang diperolehnya” (Amsal 21:20 FAYH). Artinya, kita tidak boleh menghabiskan semua pendapatan yang kita terima, tapi kita perlu menyisihkan sebagian dari penghasilan kita untuk ditabung. Sehingga pada saat Roh Kudus bekerja dalam hati kita dan menggerakkan kita untuk memberi kepada orang lain, kita dapat melakukannya dari bagian yang telah kita sisihkan itu. Memberi bukanlah perkara banyak atau sedikit yang kita berikan, tetapi lebih kepada ketulusan hati dalam memberi dan bagaimana sikap kita saat memberi. Kita bisa saja merasa apa yang kita berikan mungkin tidak berarti apa-apa, tetapi di mata orang yang menerimanya dan di mata Tuhan, pemberian yang tulus dan yang diberikan dengan hati yang penuh sukacita, adalah suatu pemberian yang sungguh berarti. Marilah kita mulai belajar untuk bijaksana dalam mengatur keuangan kita. Ingatlah, kita hidup bukan hanya untuk diri sendiri, tapi kita juga perlu menjadi saluran berkat bagi orang lain. (FD)

REFLEKSI DIRI
1. Bagaimana Anda mengatur keuangan Anda selama ini? Adakah Anda menyisihkan sebagian dari penghasilan Anda untuk menjadi berkat bagi orang lain?
2. Mengapa begitu penting bagi orang percaya untuk dapat mengelola setiap berkat yang Tuhan berikan dengan bijaksana?

POKOK DOA
Bapa di sorga, ampuni aku yang selama ini kurang bijaksana mengatur keuanganku, sehingga aku tak mampu menjadi saluran berkat bagi orang yang membutuhkan. Mampukan aku, ya Roh Kudus, untuk dapat mulai mengelola keuanganku dengan hikmat-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN
Kelola keuangan Anda dengan bijaksana. Perhatikan penggunaannya dan sisihkanlah sebagai tabungan dan untuk memberkati orang lain.

HIKMAT HARI INI
Kita perlu menjadi orang yang bijak dalam mengatur keuangan. Karena dengan cara demikian, kita dapat menjadi saluran berkat yang efektif bagi orang lain.

No comments: